PENYAKIT MENDENGKUR DAN OBAT TRADISIONALNYA

Kamis, 21 Februari 2013

Mendengkur

Dengkuran yang terdengar saat tidur bisa menjadi masalah dalam membina hubungan dengan orang lain. Apalagi jika orang lain yang merasa tidak nyaman dan sulit tidur jika mendengar dengkuran. Seringnya mendengkur dapat mengganggu kenyamanan orang lain sehingga dianggap sebagai kebiasaan buruk, meskipun dilakukan dalam keadaan tidak sadar ketika tidur. Ternyata mendengkur adalah suatu kebiasaan yang normal terjadi pada orang dewasa. Potensi mendengkur semakin bertambah seiring usia yang semakin meningkat. Berat badan yang bertambah juga menambah potensi untuk mendengkur. Sekitar 25% dari orang dewasa dan orang gemuk berpotensi untuk tidur dengan mendengkur.
mengobati tidur mendengkur

Penyebab Mendengkur

Mendengkur terjadi akibat terhalangnya pernafasan ketika melewati tenggorokan. Seringkali mendengkur dialami oleh orang yang memiliki gangguan pada sistem pernafasannya seperti asma. Mendengkur paling banyak terjadi ketika dalam kondisi terlentang, terutama saat posisi leher tidak simetris dengan punggung karena bantal yang terlalu rendah. Dengkuran yang terjadi pada saat orang tidur dalam posisi terlentang umumnya terjadi pada orang yang mengalami kelelahan secara fisik dan menginginkan istirahat secara total.
Orang ini yang tidur mendengkur pada umumnya adalah orang-orang yang bekerja keras dan sangat kurang istirahat, utamanya adalah orang yang bekerja mengandalkan fisik. Mendengkur dapat menimbulkan krisis kepercayaan diri bagi pelaku, meskipun ia sebenarnya tidak tahu apakah ia mendengkur atau tidak pada saat tidur. Informasi mengenai ini hanya ia dapat dari orang lain yang mengetahui ketika ia tidur dan mengganggu kenyamanan orang lainnya.

Tips dan obat tradisional untuk mendengkur

Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengurangi bahkan menghilangkan dengkuran yang dialami oleh seseorang. Cara-cara tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Konsumsi air perasan kunyit yang dicampur dengan madu, yakni dua ruas kunyit yang diparut dan diperas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari sebanyak 2 sendok makan sekali minum. Jika dilakukan secara rutin dan berkala selama sebulan, maka ramuan kunyit madu ini dapat mengurangi dengkuran secara signifikan. Air perasan kunyit ditambah madu mengandung zat yang dapat melancarkan saluran pernafasan dan membuat tubuh menjadi lebih rileks ketika sedang tidur.
  2. Mengubah posisi tidur anda. Posisi tidur yang baik adalah miring, dimana posisi tidur ini dapat mengurangi dengkuran keras karena udara yang keluar masuk hidung bisa terkontrol lebih baik. Posisi terlentang membuat kebanyakan orang membuka mulut, sehingga justru mengamplifikasi suara dengkuran menjadi lebih keras.
  3. Mengatur posisi bantal anda. Bantal yang lebih tinggi sedikit dan nyaman dapat membuat leher sejajar pundak. Hal ini akan mengurangi dengkuran karena udara yang dihirup dapat masuk dan keluar tanpa halangan. Selain itu anda juga dapat menghirup uap air sebelum tidur. Uap air ini akan melegakan pernafasan dan membuat keluar masuknya udara menjadi lancar.
Hal yang perlu dihindari seorang pendengkur adalah sebagai berikut:
  1. Hindari konsumsi alkohol dan minuman bersoda karena akan membuat perut mengandung udara.
  2. Jangan gunakan obat tidur dan obat penenang yang akan menyebabkan anda tidur seperti orang mati.
  3. Hindari minum susu atau minuman yang mengandung glukosa.
  4. Menjaga berat badan supaya tetap ideal karena orang gemuk memiliki potensi yang lebih besar untuk mendengkur.

0 komentar:

Poskan Komentar